PARADISE ♪Song Fict♪


Title        : PARADISE 

 Author : Park Eun Ni

 CAST      : L (Infinite),  Kim Hae Na

L POV

Udara dingin menerobos masuk melewati jendela rumahku yang terbuka. Dan di sana aku dan dia, kekasihku Kim Hae Na hanya terdiam. Tak ada yang bicara sepatah katapun. Hanya saja aku bisa menangkap apa yang ada di pikirannya. Ku tatap wajah yeoja yang aku cintai itu, bisa ku lihat kesedihan yang terpancar dari sana. Tatapan nya yang kosong telah menunjukkan bahwa hatinya tersakiti dengan begitu dalam.  Betapa kurusnya kekasihku ini, kenapa? Apa yang kau pikirkan kekasihku..

Tiba-tiba saja dia beranjak pergi tanpa sepatah katapun meninggalkan diriku, berjalan dengan tertatih-tatih menuju ruang depan. Dan kemudian menaiki anak tangga satu per satu. Dia masih terus diam dan mengacuhkan kehadiranku. Sepertinya dia merasa marah padaku. Hanya sesekali dia melihat foto kami berdua yang terpasang di dinding-dinding. Di sana terlihat bagaimana kebahagiaan kami saat kami menjalani hari-hari bersama. Aku tersenyum melihatnya dan aku harap Hae Na pun bisa melihat bahagianya diriku menghabiskan hari-hari bersamanya. Tapi dia masih tidak bergeming.

Dia memasuki kamar tidur dan mengambil beberapa kain putih, untuk apa? Tanyaku dalam hati. Kemudian dia menutupi semua perabotan yang ada di sana. Di seretnya kain-kain itu, lucu sekali dia ini. Lihatlah tubuh kurusnya bahkan tidak kuat lagi membawa kain-kain itu sampai dia harus menyeret-nyeretnya.  Air mata menetes di pipinya saat dia menutup meja yang berisi foto-foto kami berdua. Kemudian setelah selesai menutupi semuanya, dia menuruni tangga dengan wajah tertunduk dan mata berurai mata.

Tiba-tiba saja tubuhnya terjatuh, betapa kagetnya diriku. Ingin rasanya aku membantunya untuk berdiri dan menopang tubuhnya agar bersandar padaku. Tapi aku tak mampu melakukan itu semua. Hatiku pun rasanya sakit menyadari hal itu. Sambil berusaha berdiri, dia menyeka air matanya dan menyingkirkan rambut-rambut yang menutupi wajahnya. Rambutnya terlihat begitu kusut dan tidak terurus lagi menurutku. Wajahnya kembali menunduk, seperti memikirkan sesuatu. Mungkin tentang kami…karena aku bisa melihat air matanya kembali mengalir lagi dan dahinya berkerut. Seolah-olah dia menahan buncahan kepedihan yang begitu besar dan akan meledak keluar. Tapi aku mengenalnya, dia adalah wanita paling tegar yang aku kenal setelah eomma ku. Terhuyung-huyung dia berdiri dari posisinya, dan berjalan ke luar rumah. Di hirupnya udara pagi di halaman belakang, tempat kami berdua menghabiskan malam-malam yang panjang untuk melihat langit yang penuh taburan bintang. Ku lihat dia menikmati hal ini. Dan ku biarkan dia berada di sana sendiri, aku hanya mengawasinya dari balik jendela dimana aku bisa mengawasi keberadaan Hae Na dari sana. Hae Na menyadarinya, karena kemudian dia menengok ke belakang dan menatapku. Sepertinya dia tidak terlalu menyukai apa yang sedang aku lakukan ini. Dia ingin aku berada di sana, bersamanya.. begitu menurut hatiku…

Hae Na POV

Aku merasakan seseorang mengawasiku dari balik jendela itu. L…itukah dirimu., Merasakan keberadaannya membuat dadaku sesak, mengingatnya membuat merasakan kesepian yang tak berujung lagi..

FLASH BACK

“Apa kau harus berangkat sekarang juga”, kataku merajuk padanya.

“Hemm…”dia menatapku dengan wajah penuh kelembutan.

“Hae Na-ah..aku akan segera pulang. Bukankah aku sudah biasa melakukan konser di luar negeri?”ucapnya padaku.

“Aku hanya ingin bersamamu sebentar saja, apa itu hal yang sulit”, aku mulai menangis.

“Heii…heii..Hae Na” dia terkejut melihatku menangis. Di usapnya pipiku yang mulai basah karena air mata.

“Sebentar saja”pintaku sekali lagi.

“Duduk sini!!” pintanya sambil menepuk2 tempat tidur. Aku berjalan mendekat dan segera duduk di sekitarnya.

Di genggamnya tanganku dan ditatapnya manik q.

“Hae Na-ah.. aku akan segera pulang setelah konser selesai, dan kita akan berlibur. Bukankah bulan kemarin kita batal liburan ke Jeju? Nah, setelah aku pulang mari kita menghabiskan waktu di sana”, ucapnya padaku.

“Ceongmal?!~!!”

“Ne.. Hae Na,jangan menangis lagi ya. Aku paling tidak bisa melihat wanita yang aku cintai bersedih apalagi menangis karenaku”dia berucap sambil membelai pipiku.

Mendengar perkataannya wajahku bersemu merah, aku bahagia >/////<

Di kecupnya pipi dan keningku, dan dipeluknya tubuhku. Kemudian di elus-elusnya pundakku.

“Hae Na-ah kau tidak boleh menangis lagi, aku akan selalu berada di sampingmu..menjagamu. Arachi??”

“Arasseo”jawabku pelan.

two week later..

From : My handsome*-*

Hae Na-ah.. bogosiphoso ♥

 

To : My handsome*-*

Nado bogosiphoso…cepat pulang😥 aku akan mencari namjacingu laen kalo kau tidak cepat pulang :p

From : My Handsome*-*

:p Ceongmal? Meskipun begitu, aku yakin tidak akan ada namja yang begitu mencintaimu seperti diriku.. :*

To : My Handsome*-*

😥

From : My Handsome*-*

Sarangheo, mitohoo..yohwongi

 

FLASH BACK END

Ku buka lagi sms terakhir darinya yang telah aku simpan, iya sms terakhir yang dia kirimkan sebelum kecelakaan itu merenggut nyawanya. Aku menangis lagi mengenang hal itu, menangis karena telah kehilangan seseorang yang sangat aku cintai. Dia lah yang menjagaku semenjak aku kecil, semenjak kedua orang tuaku meninggalkan diriku karena kecelakaan juga. Tetapi aku tidak pernah mengakuinya, mengakui bahwa aku sangat mencintai dan membutuhkannya.

Aku masih berdiri di halaman belakang, tempat dimana aku sering menghabiskan malam-malam ku bersamanya. Melihat bintang-bintang malam dan menunggu adanya bintang jatuh.

“L….”kataku terisak.

“Sarangheo…aku merindukanmu,hiks…huhuhuhuhuh”air mataku mengalir semakin deras.

“Jangan menangis, aku mohon”terdengar sebuah bisikan halus di dekatku.

“L..dirimukah itu?”hening, tak ada jawaban.

Aku terduduk menangis, menyadari bahwa dia benar-benar memang telah pergi. Ke suatu tempat tujuan akhir kami nantinya…surga..

 

L POV

Aku tidak bisa melakukan apapun untuk wanita yang aku cintai, betapa sedihnya aku melihat dia menangis dan bersedih karenaku. Aku tak mampu memeluknya, tidak mampu menghapus air matanya.

Kereta terus melaju membawa aku dan yang lainnya pergi ke sana, ke tempat dimana aku dan Hae Na akan terpisah selamanya. Ke tempat dimana kehidupan baruku tanpa Hae Na dimulai..aku hanya bisa tertegun dan diam. Kesedihan semakin menelanku..kepedihan semakin merengkuhku.

“Hae Na…saranghae,mitohoo..yohwongi”ucapku lirih dengan air mata yang mulai menetes

————– FIN——————————————————————————————————————————–

Inspiration : MV Paradise by Infinite

Yihaa, akhirnya song fict pertama ku jadi juga. Meskipun kependekan dan sedikit maksa tetapi daku bahagia bisa membawa si ganteng L ke ff ku *author lebaii minta di gampar ^^~

*uyel2 L ampe lusuh #plaak

3 thoughts on “PARADISE ♪Song Fict♪

  1. Hampir aja nih air Mata netes😦 eh gak taunya ceritanya udah kelar =,=

    Tapi aku akui ff ini emang keren eonni.
    Neomu daebak😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: