GONE [PART 3]

 

Gone Part 3

Author : Park Eun Ni

Cast : Lee Teuk, Shin Min Rae, Wang Seok Hyun as Shin Hae Chul, Kang Sora (main cast)
          Shin Dong Hae, Nae Ri
          Lee Sung min, Kim Rye Wook, Cho Kyuh Yun, Choi Siwon, Kim Hee Chul (cameo)

Author mulai ragu kapan endingnya series ini, >.< aiss…

———————————————————————————————————————————

SHINDONG POV

Akhirnya aku menceritakan siapa Hae Chul kepada member super junior yang lain, bagaimanapun mereka sudah aku anggap sodaraku sendiri.

Ditengah-tengah perbincangan ku dengan yang lain, ternyata Hae Chul tidak ada di sofa tempat ku membaringkannya tadi.

“OMO, kemana Hae perginya?”, kataku dengan penuh kekhawatiran.

“Sepertinya aku tadi melihat dia dengan Sung Min Hyung”, kata Kyuh yun tanpa mengalihkan sedikitpun pandangannya dari PSP yang dia pegang, makhluk apa sebenarnya dia ini =.=”

Saat kami sedang sibuk mencari Hae Chul di depan, di kamar-kamar muncullah keponakanku itu dari belakang dengan Sung Min hyung.

“Ya Hyung, kenapa kau tidak bilang apa2 kepadaku kalau pergi dengan Hae”, ucapku.

“Hehehe, Im sorry uncle…ups, mianhae paman, tadi q kebelet pipis. Terus q liat paman sedang asyik mengobrol dengan yang lain, jadi aku mengajak paman berwajah malaikat untuk menunjukkan aku toilet”, jawabnya dengan wajah penuh keluguan.

“Paman berwajah malaikat?”, tanyaku padanya.

“Ehem…”, ucap sung min hyung dengan menunjukkan senyum cute nya itu :*

“Hae”, kataku padanya.

“ya paman”, jawabnya.

“Syukurlah kau tidak apa2”, ucapku sambil memeluk tubuh kecil itu.

Semua member super junior yang melihat hal itu seakan-akan ikut terbawa suasana, bahkan Wookie pun matanya berkaca-kaca.

“Hyung, kami akan ikut menjaga si jagoan kecil ini”, kata Wookie padaku.

“Dia akan kami anggap keponakan kami sendiri”, ucap Siwon menambahi.

“Gomawo semuanya”, ucapku dengan terharu.

“OMO, ottokhe hyung?”, tiba2  saja dari luar Teuki Hyung masuk dengan wajah muram dan kelihatannya dia sedang menelepon seseorang =.=

 

Teuki POV

“OMO, ottokhe hyung?”, kataku pada manajer yang baru saja menghubungi ku.

Aish, kenapa bisa begini jadinya. Model yang seharusnya foto berpasangan denganku tidak bisa datang karena alasan yang katanya tidak bisa di katakan.

Tanpa aku sadar aku sudah di dalam dorm, dan di sana aku melihat semua dongsaeng ku sedang menatap diriku.

“Wae?”, tanyaku pada mereka.

“Hyung, gwencanayo?”, tanya Shin dong padaku sambil menggendong anak kecil.

“chakkaman, ya Shin Dong ssi.  geugeoseun nugu ibnikka?”, tanyaku sambil menunjuk anak kecil itu.

“Oh, jamae chingu”, tanya dia.

Wah tampan sekali anak laki-laki ini, sekilas sepertinya aku sudah tidak asing dengan wajah itu. Wajahnya sangat familiar, bentuk hidungnya, rambutnya yang bergelombang dan matanya itu.

“Aih, ani ani ani”, kataku dalam hati.

“dangsinui ileumeun nugu ibnikka?”, tanyaku pada anak itu.

“Annyeong haseyo ahjussi, Hae Imnida”, jawab anak itu dengan membungkukkan badan nya.

Wah sopan sekali anak ini, tapi kenapa aku dipanggil ahjussi? Yak.. >.< aku benar-benar sudah tua sepertinya.

Eh, q baru sadar ternyata semua member memperhatikan ku dari tadi. Aneh sekali

“Wae”, tanyaku pada mereka.

“ani2..sora ssi eodiseo?”, tanya Shin Dong karena melihatku datang sendirian.

“O iya, ada apa hyung sepertinya saat kau masuk ruangan tadi wajahmu muram sekali?”, kata Wookie padaku sebelum sempat aku menjawab pertanyaan Shin Dong.

“Ada masalah di tempat pemotretan. Model anak laki-laki yang seharusnya foto bersamaku dengan Sora tidak bisa hadir karena ada urusan”, jawabku sambil menghela nafas.

“Yak, teuki..kau butuh model anak laki-laki?”, jawab Hee Chul (red: ceritanya Hee Chul lagi libur wamil) dengan wajah berbinar-binar.

“Ne, ige mwoya?”

“Kenapa kau tidak mencari pengganti nya saja”,kata Hee Chul padaku.

“Aku sudah tidak punya banyak waktu lagi Chullie”, jawabku sambil melepas dasi yang terikat di kerah bajuku.

“Pabo sekali kau hyung”, kata kyuh yun padaku.

“Yak, berani kau padaku evil”, ku lempar bantalan kursi ke mukanya. Tapi sayang sekali di sangat cekatan dan mampu menghindarinya =.=

“Tunggu hyung, aku sebenarnya punya ide”, kata dia dengan senyum2 yang tentu saja penuh kepalsuan.

“Lupakan saja ide mu itu, aku tidak bisa percaya dengan sifat evilmu itu”

“Aih, aku serius hyung. Kenapa kau tidak menawari Hae ya saja buat jadi penggantinya?”, kata Kyuh yun padaku.

“Ah!! Kau pintar sekali Kyuh yun ah”, aku bangkit dari sofa dan kemudian memeluknya.

“Andwee, aku masih normal hyung”, teriak dia dengan keras kemudian menyepak kakiku.

“Aww!!! “, teriak ku.

Ku hampiri Hae yang masih asyik bermain Sung Min, mereka seperti ayah dengan anak. Keliatan cocok sekali.. aku juga ingin memiliki putra ^^.

“Hae…”ku panggil namanya.

“Ne ahjussi..”

“Kamu mau ikut ahjussi foto-foto? Nanti ahjussi antar Hae maen2 dengan yang lain”tanyaku.

Hae melirik ke arah Shin Dong..eh sebentar ada yang terlupa.

“Shin Dong ah.. dia keponakanmu?” tanyaku sesaat setelah terbersit suatu pertanyaan.

“Ne..”jawabnya pendek.

“Min Rae…”ucapku lirih.

“Ne..”hanya perkataan itu yang keluar dari mulut Shin Dong.

Ku peluk tubuh kecil itu, dan tiba-tiba Hae berontak.

“Ahjussi..sesak”dia terisak, sepertinya dia merasakan kesakitan karena aku memeluknya terlalu erat.

“Aku…” sebelum sempat menyelesaikan perkataanku Shin Dong menepuk bahuku sehingga membuatku berbalik menatapnya.

“Ayah Hae sudah meninggal”ucap Shin Dong tajam.

“Meninggal … Mati…”kataku kebingungan sambil menatap Hae.

“Ne ahjussi.. appa Hae sudah meninggal. Apa ahjussi mengenalnya? Hae tidak menyukai appa, karena dia meninggalkan eomma dan Hae saat masih di kandungan”ucapnya.

Aku terhuyung-huyung melepaskan peganganku dari Hae dan menangis. Anakku membenci ayahnya sendiri, aku.. dia membenciku. Anakku membenciku..

 

Min Rae POV

Entah kenapa tiba-tiba saja aku begitu mengkhawatirkan Hae. Meskipun dia sedang bersama pamannya sendiri. Aku takut,…takut dia bertemu dengan ayahnya. Jung Soo oppa

Ku baca sebuah majalah yang ada di meja untuk menghilangkan sedikit kekhawatiranku.

Leader Super Junior melamar Kang Sora dan memberikan surprise cincin serta Berduet di SS4

Benar-benar headline berita yang membuat suasana hatiku memburuk. Oke..dia mantan suamiku jadi apapun yang terjadi aku tidak boleh sakit hati. Demi Hae..demi Hae aku harus tegar.

Ku ambil ponselku dan menghubungi Shin Dong oppa. Aku ingin menjemput Hae, aku merindukan putraku. Lagipula pemotretanku juga sudah selesai.

“Yeoboseyo oppa”ucapku.

“Ne Min ~ah“

“Eodiseo oppa? Aku ingin menjemput Hae..sepertinya ini sudah waktunya dia makan malam” tanyaku pada Shin Dong oppa.

“Dorm..”jawabnya.

“Ha..dorm?”tanyaku padanya sekali lagi.

“Waeyo? Kau takut dengan masa lalumu? Apa bayang-bayangnya benar2 menakutimu?”kata Shin Dong oppa menghakimiku.

“Aniiya.. aku akan menjemput Hae sekarang juga oppa”

“Arasseo”ucapnya.

Setelah berpamitan dengan manajer baruku, ku lajukan mobilku ke dorm. Di perjalanan perasaanku benar-benar tidak tenang. Aku takut bertemu dengannya, takut menyadari bahwa aku masih-masih benar-benar mencintainya.

☻Dorm Super Junior☻

Ku buka pintu dorm, dan ku lihat di sana keadaan yang benar-benar memang sudah aku duga. Tak ada tawa, suasana begitu tegang. Dan ku lihat Shin Dong oppa sedang memeluk tubuh Hae yang terlelap dalam mimpi. Jung Soo oppa terduduk dengan wajah murung di dekat Shin Dong oppa.

“Min ~ah”ucap Jung Soo dan Shin Dong oppa hampir bersamaan.

Aku bingung menatap keduanya dan member lainnya seperti paham dengan keadaan ini. Mereka diam membiarkan kami bertiga. Ku raih tubuh Hae dari pelukan Shin Dong Oppa.

Ku gendong tubuh kecil putraku itu.

“Annyeong oppa”sapaku pada member SuJu yang lain.

“Annyeong”jawab mereka hampir bersamaan.

“Oppa aku akan membawa Hae pulang”ucapku pada Shin Dong oppa.

“Ayo..kita pulang bersama”kata Shin Dong oppa.

“Bukankah masih ada schedule lain oppa? Aku bisa pulang sendiri”kataku.

“Apa kau yakin?” tanyanya.

“Ne oppa”jawabku.

Aku berpamitan pada member SuJu lain tak terlepas dari Jung Soo oppa yang masih saja diam.

Saat aku membuka pintu untuk keluar, tiba-tiba tangan Jung Soo oppa menahan tanganku.

“Waeyo oppa?”tanyaku dengan wajah tidak suka.

“Dia putraku”katanya.

“Bukan..dia putraku. Chukae atas pernikahanmu..”kataku dengan tersenyum.

Ku lepaskan pegangannya di tanganku, dan berlalu dengan menutup pintu sedikit keras.

Sesampainya di mobil aku tempatkan Hae di kursi dekatku. Dan ku selimuti tubuh kecil itu dengan blazer yang aku pakai.

Tanpa aku sadari, aku menangis. Aku begitu mencintainya..tapi sekarang dia sudah mendapatkan penggantiku..

“Apa yang harus eomma lakukan Hae? Apa yang harus eomma lakukan untuk melupakan appamu?”ucapku lirih dengan menangis.

Jung Soo POV

Aku sedikit terkejut karena bertemu dengan Min Rae setelah sekian tahun kami bercerai dan dia pergi ke luar negeri untuk menghindariku. Dan bukan itu saja, sekarang putraku telah tumbuh dewasa.

Aku tidak mengira semuanya terjadi secepat ini. Betapa kagetnya aku saat dia mengucapkan selamat atas pernikahanku dengan Sora. Yang membuatku sakit dari perkataanya adalah secara langsung dia tidak mengakui bahwa Hae adalah putra biologisku.

Aku terduduk di sofa dorm.

“Apa dia menolakmu”tanya Shin Dong padaku.

“Seperti dugaanku..”jawabku singkat.

“Biarkan dulu dia..jangan mendekatinya dulu. Dia butuh waktu, waktu untuk melupakan semuanya”ucap Shin Dong padaku.

“Haruskah seperti itu? Mengatakan bahwa aku bukan ayah hae?”tanyaku.

“Dia hanya ingin mempertahankan Hae”jawab Shin Dong.

Aku menundukkan kepalaku..pikiranku berkecamuk. Saat itu tiba-tiba saja Iphone ku berbunyi.

From : Sora ♥

Oppa..eodiseo? ☻

 

To : Sora ♥

Dorm chagiya..waeyo?

 

From : Sora♥

Jangan terlalu larut yah pulangnya, hwaiting!!!

 

To : Sora♥

Ne..saranghae

 

Aku benar-benar sedang di landa kebingungan. Bagaimanapun aku telah menemukan cinta di diri Sora. Aku mencintainya, lebih dari saat bersama Min Rae. Aku benar-benar mencintai Sora. Bukan berarti aku tidak pernah mencintai Min Rae. Tapi cintaku pada Sora lebih besar..dan aku tidak ingin dia tersakiti oleh masa laluku. Begitupun aku juga tidak ingin menyakiti Min Rae lagi.

“Ottokhe”ucapku lirih sambil mengembuskan nafas dengan keras.

         

2 thoughts on “GONE [PART 3]

  1. hhmmm….ceritax udah bagus ..tpi ada yg kurang…
    kayakx sih d bagian alur ceritax deh…menurutq trlalu pendek…
    and mana part 1 dan part 2nya …??
    kenapa langsung part 3..aku udah coba cari tapi kok gak ada..??
    btw..memangx author udah post kemana aja..??
    aq udah coba cari d semua blog ff yg aq tau ,kok gak ada..??
    dan satu lagi aku juga masih banyak nemuin tulisan yg salah..
    saran q sih sebelum d post author baca ulang dulu klw udah pas menurut author langsung d post aja..
    maaf yah karna komen dariku udah kepanjangan..”^.^”..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: