GONE [Part 4]

GONE [PART 4]

Author : Park Eun Ni

Cast : Shin Min Rae, Park Jung Soo, Kang Sora, Lee Sung Min (main cast)

           Shin Dong Hee, and other member SuJu

MIN RAE POV

“Min Rae~ssi…Min Rae~ssi”panggil sebuah suara dari jendela mobil.

“Aigoo”aku menoleh dan terkejut mendapati Sung Min oppa di sana.

Ku turunkan jendela mobil agar aku bisa jelas mendengar suaranya.

“Waeyo oppa?”tanyaku.

“Tas mu ketinggalan”jawabnya.

“Kenapa bukan Shin Dong oppa saja sih yang membawanya?ish..”ku ambil tas ku dari tangannya.

“Gomawa oppa”ucapku padanya.

“Cheon maneyo”dia tersenyum padaku. “Apa aku boleh mengantarkanmu pulang?” pintanya padaku.

“…seperti kau liat oppa, aku bawa mobil sendiri”kataku padanya. Kemudian aku berpamitan, ada sedikit raut kecewa di wajahnya.

“Aigoo..kenapa pula dia seperti itu”gumamku sambil menggeleng2kan kepala.

☻Shin Dong’s Home☻

“Eonni aku pulang”kataku sambil melepas sepatu. Ku nyalakan lampu rumah, dan ku dapati Nae Ri eonni sedang tertidur di sofa ruang tamu dengan televisi yang sedang menyala.

Kasihan sekali eonni ku ini, pasti dia sedang menunggu aku dan suaminya pulang. Aku tidak tega membangunkannya tapi aku juga tidak ingin dia masuk angin karena kedinginan tertidur di sofa. Bisa dibunuh Shin Dong oppa aku nanti kalo itu sampai terjadi.

Setelah ku tidurkan Hae di kamarku,ku bangunkan Nae Ri eonni dengan pelan-pelan. Aku takut dia khilaf jika aku membuatnya terkejut.

“Eonni…eonni”ku guncang-guncangkan tubuhnya dengan lembut.

“eh…”dia membuka matanya.

“Tidurlah di kamar eonni, sepertinya oppa akan pulang sedikit larut hari ini. Hae sudah pulang bersamaku. Sekarang beristirahatlah”pintaku padanya.

“Ne Min~ah..aku sudah menyiapkan makanan di meja makan. Makanlah jika kau lapar”katanya sambil berjalan terhuyung-huyung menuju kamar.

“Aku harus diet eonni”ucapku bercanda.

Ku hempaskan tubuhku di sofa dan kunyalakan televisi.

“Lee Teuk Super Junior memberikan hadiah Jam Tangan bertuliskan LA pada Kang Sora”

Apa2an ini, kenapa semuanya berisi mereka berdua? Ah..kumatikan televisi dan kemudian berjalan ke kamar untuk menemani Hae tidur.

♫Dorabojimalgo tteonagara Tto nareul chatjimalgo saragara (Big Bang-Haru Haru)♪ (translate : Don’t look back and leave Don’t find me again and live (on))

Ku ambil ponsel ku dan ku lihat nama pemanggil yang tertera di layar.

“Sung Min Oppa”

“Yeoboseyo”

“Yeoboseyo Min Rae~ssi, apakah kau dan Hae sudah sampai di rumah?”tanya dia padaku tanpa berbasa basi.

“Ne oppa..waeyo?”jawabku.

“Aniyo…aku hanya mengkhawatirkan kalian berdua”ucapnya.

“Gomawo”kataku.

“Apa kau besuk ada waktu? Aku ingin mengajakmu minum kopi bersama”lanjutnya.

“Mianhae oppa..besuk aku harus menemani Hae mendaftar ke sekolah barunya”jawabku.

“Oh Arasseo”

Setelah mengobrol sedikit lama, dia pun mengakhiri teleponnya. Akhirnya aku bisa tidur juga. Ku lirik jam di dinding sudah menunjukkan pukul 01.00 dini hari.

Ku ambil ponselku dan mengirimkan sms untuk Shin Dong Oppa.

To : Shin Dong oppa

Apa kau tidak pulang oppa?

From : Shin Dong oppa

Aigoo..kau seperti Nae Ri~ah saja Minnie :p Kau kangen oppa mu yang ganteng ini ya?

To : Shin Dong oppa

Sudahlah oppa, aku menyesal mengirim sms padamu. Annyeong -____-“

From : Shin Dong oppa

Hahahahahahahaha

Kenapa kakak laki-laki ku satu ini tidak pernah berubah, tapi aku sangat menyayanginya >.<. Ku baringkan tubuhku di tempat tidur dan ku peluk tubuh kecil Hae. Kemudian aku pun ikut terlelap bersama malaikat kecilku.

♪Sorry … Sorry..Sorry♪

Sepertinya ada sms masuk ke ponselku, ku buka dan ku baca isinya. Aku jadi terbangun karenanya.

From : Sung Min oppa

Nite

Ku tutup ponselku tanpa membalas sms itu, aku bingung dengan sikapnya yang berlebihan akhir2 ini.

♪Sorry … Sorry..Sorry♪

Aigoo bunyi lagi.

From : 0607200xxx

Min~ah kita harus bicara…

To : 0607200xxx

Nuguya?

From : 0607200xxx

Jung Soo…

Aku terhenyak melihat nama yang tertera di LCD Iphone ku itu, segera setelahnya ku tekan tombol untuk mematikan ponselku. Aku butuh waktu, waktu untuk meyakinkan diriku sendiri bahwa aku akan mampu melewati semua ini. Ku pejamkan mataku dan mencoba larut pada kelelahan yang membuatku terlelap dalam tidur.

☻Backstage SS4☻

“Aigoo..seperti biasa ramai sekali”ucapku lega setelah melewati segerombolan ELF yang sedang berebut masuk ke dalam gedung untuk melihat SS4.

Sebenarnya kalau tidak untuk menjemput Hae aku tidak akan pergi ke tempat ini, apalagi untuk bertemu dengannya. Mantan suamiku itu. Tadi, di tengah2 syuting iklan tiba2 saja Shindong oppa meneleponku dan memintaku untuk menjemput Hae di sini karena sebentar lagi mereka harus perform.

“Annyeong” sapaku sambil membuka pintu ruangan ganti mereka.

Di situ aku melihat Sora sedang memeluk Teuki oppa..oke aku panggil Teuki saja.

Selain mereka ada Sungmin, Kyuhyun, Eunhyuk dan Donghae yang sedang bersenda gurau dengan pasangan itu.

“Min~ah”ucap Sungmin oppa saat menyadari keberadaanku.

Dan seketika itu juga Sora melepaskan pelukannya dari Teuki. Aku jadi merasa benar-benar berada pada situasi yang membuatku berharap bahwa Bumi akan menelanku bulat-bulat saat itu juga.

“Ah, mianhae..” kataku sambil membungkukkan badan.

“Gwencanayo Minrae..apa kau mencari Hae?”tanya Donghae oppa padaku.

“Ne..eh anyeong Sora~ssi”sapaku untuk mencairkan suasana antara ku dengan Sora.

“Annyeong…”ucapnya sambil menatap Teuki oppa.

“Eomma”tiba-tiba aku mendengar suara Hae.

Aku menengok ke belakang dan melihat Hae turun dari gendongan Shindong oppa.

“Sini..”kataku pada Hae.

“Eomma..aku ingin melihat perform ahjussi”rengek Hae padaku.

Aku kemudian menduduk kan diriku dan memegang bahu Hae.

“Tidak sekarang Hae..eomma masih harus bekerja sekarang. Hae pulang dan maen dengan Nae Ri ahjumma ya”aku membujuk Hae.

“Hiks…”

“Minrae~ah.”terdengar suara yang tidak asing lagi padaku.

“Kalau memang Hae ingin melihat perform Super Junior dan kau masih sibuk dengan pekerjaanmu biar istriku saja yang menemani”kata Teuki oppa padaku.

“Benar Minrae~ssi, biar aku yang menjaga Hae di sini”ucap Sora menambahi.

“Kamsahamnida tapi aku rasa akan lebih baik kalo Hae pulang, seharian ini dia sudah bermain dan waktunya dia untuk istirahat” kataku bersikeras.

“Iya Sora~ssi, sudah waktunya Hae pulang dan makan”kata Shindong oppa menambahi.

“Hae..sini. Ayo kita pulang, sebelumnya pamit dulu kepada Ahjussi dan Sora Ahjumma”pintaku pada Hae.

“Ne eomma..annyeong haseyo”Hae membungkukkan badan.

Tiba-tiba saja Sora melangkah mendekati Hae dan mencium pipi putraku itu.

*cup*

Entah aku harus bagaimana, tapi ada sedikit perasaanku yah..seperti tidak rela.

“Annyeong Hae, sering2 maen ya”kata Sora sambil mengelus2 kepala Hae.

“Annyeong semuanya”aku berpamitan.

“Aku akan mengantarkanmu sampai tempat parkir”tawar Sungmin oppa padaku.

“Gomawo oppa”jawabku.

Sungmin oppa membantuku menggendong Hae, entah kenapa aku mulai merasa nyaman dengan kehadirannya di antara aku dan Hae. Dia sosok laki-laki yang bisa diandalkan menurutku…seandainya saja waktuku masih banyak. Aku tersenyum miris.

“Min~ah”ucap Sungmin oppa membuyarkan lamunanku.

“Ne..oppa”jawabku dengan sedikit terkejut.

“Kita sudah sampai..”katanya lagi.

“Eh..gomawo”kuraih Hae dari gendongannya. Ternyata Hae sudah tertidur..

“Cheongmal gomawo oppa”kataku lagi pada Sungmin oppa.

“Cheonma..aku senang bisa membantumu Min~ah”ucapnya dengan tersenyum.

“Aku pulang dulu oppa”kataku sambil membuka pintu mobil dan meletakkan Hae.

“Tunggu dulu Min~ah”pinta Sungmin oppa padaku.

“Apakah besuk kau ada waktu?”tanyanya padaku.

“Mian..aku besuk ada janji yang tidak bisa aku batalkan”ucapku dengan hati-hati, aku tidak ingin membuatnya kecewa lagi.

“Dengan Teuki Hyung”tiba-tiba saja nama itu meluncur dari mulutnya.

“Tentu saja bukan oppa..”kataku sambil tertawa lirih.

“Mungkin lain waktu kalo kau sedang senggang..kita bisa makan bersama”ucapku untuk menyenangkannya.

“Jinja?”ucapnya penuh ketidakpercayaan.

“Ne oppa”kataku.

“Gomawo..gomawo Min~ah”dia berkata dengan suara riang.

“Oppa..aku pamit dulu ya”kataku.

“Ne..Min~ah. Hati-hati dijalan. Kalau ada apa-apa kau hubungi aku saja ya?”tawarnya padaku.

“Terlebih dahulu kau selesaikan konsermu oppa. Hwaiting!!”ucapku.

Aku masuk mobilku..dan dari kaca mobil aku bisa melihat Sungmin oppa melambaikan tanganku. Kunyalakan bel mobilku untuk mengisyaratkan bahwa aku melihatnya.

“Lelaki yang baik”ucapku lirih.

———————-_______________________________——————————

Teuki POV

Entah kenapa melihat Min Rae membuatku khawatir padanya. Aku merasa badannya semakin mengurus dan wajahnya terlihat pucat. Aku tidak peduli sikapnya yang acuh tak acuh padaku, tapi bagaimanapun aku mengkhwatirkan kesehatannya. Hae masih benar-benar butuh kasih sayang dan perhatian penuh dari ibu kandungnya dan aku tahu aku tidak akan mampu memberikan hal itu pada putraku.

“Oppa kau melamun”kata Sora mengejutkanku.

“Ani..”ucapku berbohong.

“Kau tidak pandai membohongiku oppa”ucap Sora padaku.

“Jinja”kataku menggodanya.

“Ne..kau pasti sedang memikirkan Minrae dan Hae. Benar bukan?”tebaknya yang langsung tepat pada sasaran. Tapi bukan aku kalau mau mengakui kenyataan itu.

“Ani..aku sedang memikirkan istriku yang cantik ini. Apakah tidak lelah seharian ini menemani suaminya yang tampan bekerja”ucapku penuh kepecayaan diri.

“Haaahaaahaa”dia tertawa dan itu benar-benar membuatnya terllihat cantik karena lesung pipinya kelihatan.

Ku pegang tangannya, dan sekilas ku lihat semburat merah di wajahnya.

“Kau pasti sedang malu”kataku.

“Aniyo..”ucapnya sambil menunduk.

“Hahahaha..benarkan?”aku tertawa melihat tingkah laku istriku itu.

“Oppa..”ucapnya sambil melotot pura-pura marah padaku.

“Hehe…kajja kita pulang. Aku lapar!!!”kataku sambil terus menggandeng tangannya.

————————————————————————————————–

Keesokan harinya…………

Min Rae POV

Aku keluar dengan lesu dari ruang pemeriksaan, ku masukkan lembaran hasil pemeriksaan itu ke dalam tas.

Tubuhku rasanya sempoyongan, aku masih belum sanggup menerima ini. Menerima kenyataan bahwa waktuku bersama Hae tinggal sebentar lagi.

“Minrae~ssi”terdengar suara wanita memanggilku. Aku menengok ke belakang dan mendapati Sora ada di sana.

“Annyeong Sora~ssi”sapaku dengan wajah yang ku buat seramah mungkin.

“Apa kau baru saja melakukan pemeriksaan?”tanya dia.

“Ne..pemeriksaan rutin”jawabku singkat.

“Apa kau ada waktu?”tanya dia lagi.

“Wae?”tanyaku balik.

“Ada sesuatu yang ingin aku bicarakan secara pribadi denganmu. Tapi kalau kau benar-benar sibuk, err..aku rasa kita bisa menundanya lain waktu”ucap dia.

“Ara..aku bisa ko”jawabku

Ku ikuti langkah kaki Sora..dan kami berdua berhenti di kursi taman rumah sakit.

“Minrae~ssi apa kau sakit”tanya dia setelah kami duduk di kursi taman itu.

“Waeyo?”tanyaku.

“Aku melihat wajahmu begitu pucat”kata Sora penuh kekhawatiran.

“Gwencana..aku hanya sedikit kelelahan karena pekerjaanku. Oh iya, ngomong2 apa kau sedang syuting di sini?”tanyaku mengalihkan pembicaraan.

“Bingo!!”ucapnya.

Wanita ini benar-benar 360 derajat berbeda denganku..penuh keceriaan dan terlihat begitu riang. Supel dan wajahnya begitu menenangkan..mungkin aku bisa menitipkan Hae kepadanya apabila keadaanku semakin memburuk.

Tiba-tiba saja ada bola terlempar ke arah kami berdua. Dengan sigap Sora mengambilnya. Dari arah bola yang terlempar itu, ada anak-anak kecil yang berlari ke arah kami.

“Ahjumma..apa itu bola kami?”tanya gadis kecil itu.

“Ne..”ucap Sora.

“Apakah kami bisa mengambilnya”kata gadis kecil satunya.

“Tentu saja..apa kalian mau permen?”kata Sora pada anak-anak kecil itu.

“Aku mau!!aku mau!!”teriak anak-anak kecil itu riang.

“Ini..tapi ingat. Kalian berdua tidak boleh berebut!!”pesan Sora.

“Ne ahjumma yang cantik..kamsahamnida”teriak mereka berdua sebelum berpamitan pada Sora.

“Kelihatannya kau sangat menyukai anak kesil Sora~ssi?”tanyaku padanya.

“Tentu saja Minrae~ssi, mereka itu seperti peri-peri kecil menurutku”jawabnya dengan tertawa kecil.

“Kalau begitu mungkin aku bisa mempercayakan Hae padamu..”kataku padanya.

“Maksudmu apa Minrae~ssi?”tanya dia dengan wajah kebingungan.

“Waktuku tinggal 2bulan Sora~ssi. Sebentar lagi aku akan mati” ucapku dengan nada serius.

“MWO?!!!”

%d blogger menyukai ini: